Keblinger

Setelah 20 tahun lamanya menjalani kehidupan, dalam menuntut ilmu, saya seringkali merasa gundah dengan niatan yang menyimpang dan ngawur. Saya sadar selalu saja ada niatan untuk sombong. Saya keblinger.

Mungkin ini dampak dari globalisasi.

Globalisasi (yang lagi-lagi) membuat kita berpandangan hebatnya persaingan, membuat kita mempunyai persepsi betapa beruntung dan bahagianya apabila kita memenangkanya. Mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan merupakan tujuan umat manusia sejatinya.

Namun semua itu secara tidak langsung mengubah tujuan hidup saya. Memang benar saya masih berusaha untuk mencari ilmu. Akan tetapi seringkali untuk mendapatkan gelar pendidikan sebagai tiket pengakuan, sehingga saya mendapatkan karir bagus, mengaku mampu dalam menghadapi kompetisi. Saya dapat menganggap diri sebagai manusia modern.

Tidak ada salahnya berkompetisi, asal itu yang benar-benar dalam kebaikan, bukan yang kelihatannya saja.

Perubahan hidup dari yang saya sampaikan adalah kesadaran adanya niat negatif, yang berdampak pada diri saya. Mungkin diantara kalian yang pernah mengalaminya boleh bersua.

Hati gelap saya akan bahagia jika mendapatkan teman yang juga keblinger.

 

Iklan

One thought on “Keblinger

  1. Saling Mendoakan – Muhammad Muqorrobin Ist

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s